Ijtima Waqf-e-Nau Wilayah Kalimatan Tengah & Selatan 2026



(4/4) Banjarmasin - Semarak kegiatan Ijtima Waqf-e-Nau Wilayah Kaltengsel dihadiri oleh Sekretaris Waqf-e-Nau PB, Ahmad Abdurrahman. Puluhan peserta dari berbagai cabang hadir, menunjukkan antusiasme tinggi untuk mendengar ceramah dan nasehat dari para narasumber, sekaligus menjadi ajang silaturahmi antara peserta dan orang tua waqifeen.

Ijtima waqf-e-nau ini diselenggarakan selama dua hari dari tanggal 4 - 5 April 2026. Para peserta memadati gedung Ahmadiyya Muslim Mission House di Jl.Dahlia Kebun Sayur, Banjarmasin.

Gerakan Waqf-e-Nau adalah program khusus di Jemaat Ahmadiyah, yang diinisiasi oleh Khalifatul Masih IV pada 3 April 1987, di mana orang tua mewakafkan atau mendedikasikan anak-anak mereka (sebelum atau sesudah lahir) untuk mengabdi demi kepentingan agama, tabligh, dan kemanusiaan.

Selama acara para peserta diarahkan kepada kegiatan-kegiatan kerohanian guna menumbuhkan cinta dan kedekatan kepada Allah SWT. Selain itu mereka juga mendapatkan arahan langsung dari Sek.Waqf-e-Nau PB JAI guna mengambil pilihan profesi yang tepat sebagai waqifeen dan waqifat dalam menjung pengkhidmatan kepada jemaat sembari tidak meninggalkan kewajiban duniawiannya.


Para orang tua juga diberikan pembekalan secara khusus oleh para mubaligh dalam mendidik dan pembinaan kepada anak-anak mereka. Doa dan dorongan orang tua adalah pondasi utama untuk merawat ruh waqf yang ditanamkan pada diri anak-anak.

Selain acara kerohanian para peserta juga mengikuti kegiatan jasmani guna menumbuhkan jiwa hidup sehat dan kuat seperti olahraga jalan sanatai dan games-games menarik lainnya. Antusiasme diperlihatkan oleh para peserta dan orang tua selama kegiatan-kegiatan berlangsung.

Ahmad Abdurrahman, Sekretaris Waqf-e-Nau PB JAI mengatakan bahwa ijtima kali ini merupakan harapan Huzur ATBA agar dari segi ilmu keagamaannya dan keduniawiaannya, termasuk dalam kecintaan menjadali Al-Quran harus terdepat. Tentunya semaksimalkan mungkin anak-anak waqf-e-nau dapat berkhidmat kepada jemaat.

Bani Ahmad Lubis, Pembina Waqf-e-Nau Wilayah Kaltengsel menyampaikan bahwa kami mengharapkan kepada para anak waqf-e-nau mengerti dan memahami silabuh untuk sesadaran tugas dan fungsi anak waqf. Apapun profesinya mereka harus melaksanakan pengkhidmatan kepada jemaat.

GALERI


















Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kesbangpol Terbitkan SK Keberadaan Jemaat Ahmadiyah Di Kota Palangka Raya

Peringati 100 th JAI, Ahamdiyah Kalimantan Tengah Dan Selatan Gelar Jalsah Salanah, Seabad Penuh Cinta Dan Perdamaian

Bukan Sekedar Gerhana Bulan Dan Matahari, 1894 M / Ramadhan 1311 H