Postingan

Menampilkan postingan dengan label MKAI

Nyimak Khotbah Huzur Dan Euforianya Nobar Timnas

Gambar
(5/9) Jl.Puteri Mayang 1 - Khuddamul Ahmadiyah Palangka Raya gelar MKH (Menyimak Khotbah Huzur) bersama-sama di halaman rumah bapak Kamari yang berlokasi di Jl.Puteri Mayang 1. Kegiatan ini dihadiri oleh 2 Ansorullah, 4 Khuddam, 3 Athfal dan 1 Abna. Kegiatan dimulai dari menyimak khotbah huzur pada pukul 17:00 WIB dan seusai MKH langsung nonton bareng Timnas vs China Taipe.  Resume MKH semalam adalah Hz.Khalifatul Masih Al-Khamis ATBA bersabda bahwa seruan nabi itu lebih utama dari segala urusan meskipun dalam melaksanakan shalat maka ia harus meninggalkan shalatnya dan segera menuju nabi. "Suara imam lebih utama dari pada suara anggotanya maka ketika terdengar seruan nabi maka katakan "Labbaik" dan segera pergir karena di dalamnya tersembunya rahasia kemajuan kalian dan ini salah satu dari tanda-tanda iman yang besar." Setelah selesai menyimak khotbah jumaat langsung beralih ke siaran pertandingan bola antara Indonesia VS China Taipe. Lokasi nobar kali ini di rumah...

NOBAR TIMNAS BARENG KHUDDAM, Hubbul Wathon Minal Iman

Gambar
(30/7) Palangka Raya - Majelis Khudamul Ahmadiyah Palangka Raya mengadakan nobar Timnas Final Piala AFF U-23 di depan halaman gedung peace center. Dihadiri oleh Qaid Wilayah _Malik Saifurrahman_ dan Qaid Majelis _Dede Aji Pamungkas_ serta anggota khuddam dan atfal lainnya. Tema dengan mengusung Hubbul Wathon Minal Iimaan (Cinta terhadap tanah air adalah sebagian dari iman). Teman ini yang selalu tertanam di dalam diri para khuddam dan Atfal Ahmadiyah Palangka Raya. Di malam itu juga hadir anggota Ansor yang tidak kalah dalam dukungannya untuk Timnas menang dalam Piala AFF U-23. Nobar perdana diadakan oleh Qaid Majelis dengan bekerja sama dengan Mubaligh setempat. Dengan tempat duduk yang tersedia cukup menampung 9 orang yang ikut menonton tayangan pertandingan. Walaupun suporter khuddam kecewa atas kekalahan Tim Indonesia atas Tim Vietnam 0-1 tapi kebanggaan sebagai suporter Tim Indonesia tidak pernah luntur. Snak dan kopi tetap menemai suporter selama pertandingan berlangsung. Acar se...